LSP Unikama Dukung Pengembangan Kompetensi Asesor melalui Seminar International APPI: Economic Outlook 2027

Lembaga Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (LSPPI), yang merupakan bagian dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), mengundang asesor mitra Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (LSP Unikama) untuk menghadiri Seminar International APPI: Economic Outlook 2027. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Mövenpick Resort & Spa, Jimbaran, Bali, dengan fokus pembahasan pada prospek ekonomi, peluang usaha, serta tantangan berbagai sektor industri menuju tahun 2027.

Keikutsertaan asesor mitra LSP Unikama dalam forum ini menjadi bagian dari upaya pengembangan profesional berkelanjutan melalui pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pengetahuan dengan dinamika aktual dunia industri. Pemahaman terhadap perkembangan sektor usaha, perubahan pasar, dan kebutuhan pembiayaan menjadi relevan bagi asesor dalam memperluas perspektif mengenai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Seminar ini menghadirkan pembahasan dari berbagai sektor industri, antara lain industri sepeda motor, industri kendaraan roda empat, alat berat, serta transformasi pembiayaan otomotif. Materi yang disampaikan memberikan gambaran mengenai kondisi pasar, proyeksi pertumbuhan, perubahan teknologi, dan tantangan industri dalam menghadapi dinamika ekonomi global maupun nasional.

Dalam materi Indonesia Motorcycle Market Update yang disampaikan oleh Thomas Wijaya dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), dibahas perkembangan pasar sepeda motor Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, termasuk tren penjualan domestik, ekspor, serta perkembangan kendaraan listrik. Materi tersebut menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam pasar sepeda motor regional sekaligus menyoroti pentingnya memahami perubahan pasar dan arah perkembangan industri otomotif.

Sementara itu, materi Indonesia Automotive Industry Overview yang disampaikan oleh Jongkie D. Sugiarto dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengulas perkembangan industri otomotif nasional, kinerja penjualan, produksi, ekspor, serta prospek pasar kendaraan roda empat. Pembahasan ini memberikan perspektif mengenai dinamika industri otomotif dan berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan serta daya saing sektor tersebut.

Perspektif lain disampaikan melalui materi Business Prospects, Opportunities and Challenges dari Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI). Materi tersebut menyoroti prospek industri alat berat pada 2027, termasuk pengaruh harga komoditas energi, aktivitas pertambangan, kebijakan regulasi, serta peluang pengembangan layanan pembiayaan, penyewaan, pemeliharaan, dan solusi produktivitas digital. Pembahasan ini memperlihatkan bahwa perkembangan industri tidak hanya berkaitan dengan penjualan produk, tetapi juga dengan kebutuhan layanan dan kompetensi yang mendukung keseluruhan siklus penggunaan peralatan.

Selain itu, NETSOL Technologies melalui materi Three Forces Reshaping Automotive Finance in 2027 yang disampaikan oleh Farooq Fasih Ghauri membahas tiga faktor yang memengaruhi transformasi pembiayaan otomotif, yaitu kondisi ekonomi makro, perubahan struktur manufaktur otomotif, serta perbedaan tren penjualan kendaraan dan pembiayaannya. Materi ini menyoroti pentingnya adaptasi lembaga pembiayaan terhadap perubahan pasar, perkembangan kendaraan listrik dan merek baru, serta kebutuhan transformasi layanan pembiayaan berbasis teknologi.

Asesor mitra yang diundang dalam kegiatan ini berasal dari empat perguruan tinggi, yaitu Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Universitas Udayana, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), dan Universitas Hasanuddin (Unhas). Perwakilan Unikama yang ditugaskan untuk menghadiri kegiatan tersebut adalah Dr. Sulistyo, M.Ak.; Ayu Liskinasih, S.S., M.Pd.; Silvia Anita Prastica, S.Pd. M.Pd; Isa Anshori, S.Kom., MM.; Dr. Siti Mafulah, M.Pd.; dan Dr. Riril Mardiana F., S.Pd., MM.

Direktur LSP Unikama, Dr. Sulistyo, M.Ak., menyampaikan bahwa keterlibatan asesor mitra dalam seminar tersebut merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori dengan realitas industri.

“Keterlibatan mitra asesor Unikama dalam Seminar International APPI: Economic Outlook 2027 merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori dengan realitas industri. Pengalaman langsung ini memperkaya wawasan asesor, sehingga pelaksanaan asesmen kompetensi semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, para asesor diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai karakteristik sektor industri, perkembangan teknologi, tantangan dunia usaha, serta perubahan kebutuhan kompetensi. Wawasan tersebut dapat menjadi bekal dalam melaksanakan asesmen kompetensi dengan mempertimbangkan relevansi standar kompetensi terhadap konteks pekerjaan dan perkembangan industri, tanpa mengesampingkan prinsip profesionalitas, objektivitas, serta standar asesmen yang berlaku.

Partisipasi dalam Seminar International APPI: Economic Outlook 2027 sekaligus mencerminkan pentingnya sinergi antara lembaga sertifikasi profesi, perguruan tinggi, asosiasi industri, dan dunia usaha dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten. Melalui keterlibatan dalam forum profesional tersebut, LSP Unikama terus mendorong peningkatan kapasitas asesor dan penguatan relevansi sertifikasi kompetensi agar selaras dengan dinamika serta kebutuhan dunia kerja.

Scroll to Top